Powered by Blogger.
TEENS SAVIOR
    • Arts & Entertaiment
    • High School Guidebook
    • Random Talk
    • Home
    • Tips and Trick
    • Storiette
    • Fashion & Beauty
    • Lifestyle

    My mom took this picture :)

    Matanya mendelik ke kanan dan ke kiri seolah mencari lokasi yang pasti. Dibenarkannya rok lilit batik itu sembari memposisikan headphone yang 100% kuyakini bagian dari aksesori.

     

    Di sisi kiri, terlihat dua pasangan sejoli. Ayolah, kau tidak boleh mengatakan bahwa aku berprasangka buruk atau curiga yang tidak-tidak. Aku yakin betul bahwa gadis itu bersama belahan jiwanya, bukan sekadar teman, sahabat, ataupun kakak kandung, kakak sepupu, apalah istilahnya. Intinya, perlakuan yang diberikan berbeda dan itu sangat jelas terlihat. Aku merasa tertekan, ternyata perpustakaan bisa dijadikan sebagai tempat kencan.  

     

    Cih, malas melihat adegan Cinta dan Rangga, lebih baik berbelok ke bilik Sastra Indonesia.

     

    Di sana, sekumpulan gadis remaja sibuk memperagai orang yang sedang mengambil buku, dibantu temannya untuk mengabadikan momen tersebut. 

     

    Di sisi lain, terdapat pria yang sudah menaruh tripod dengan manis nya, oh Tuhan.

     

    Bagian mananya dari kata perpustakaan yang kalian tidak paham? 

     

    Aku pergi mengambil buku bacaan yang akan ku baca dan memilih tempat dipojok dengan jendela, dengan alasan aku tidak perlu berinteraksi dengan orang sekitar, alasan kedua yang sebenarnya merupakan alasan utama karena ada tempat charger, semua tau itu.

     

    Ku ambil buku, kemudian kubaca lembar demi lembar, cekikikan. Di samping ku, terdapat ibu yang sedang membacakan cerita kepada anak kecil, sungguh tenang batinku. 

     

    Ah iya, aku lupa bercerita tentang orang-orang yang menemaniku.

    Tentu saja ibuku serta adikku yang pergi karena ada ruangan bermain anak-anak yang dia tonton di televisi.

     

    Sudah buang saja asumsi tentang ibu yang sedang membacakan cerita kepada anak kecil itu adalah ibuku.

     

    Sejujurnya aku tidak berharap banyak dengan wanita usia senja yang membaca buku Sangkuriang. Sekali lagi, membaca buku Sangkuriang yang rasanya sudah dibacakan sejak dini, ratusan kali. Sulit untuk kupercayai, tetapi ibu saya sendiri hanya membaca cerita Tangkuban Perahu itu di perpustakaan yang kami tempuh sejauh lebih dari 20km dari rumah. Bagaimana dengan adikku? Ya dia menjalani perannya sebagai anak kecil yang menghidupkan suasana perpustakaan.

     

    Setelah menghabiskan sekitar dua jam, kala itu hujan, aku jadi terbawa suasana, sepertinya bagus apabila aku mengambil dokumentasi, setidaknya memberitahukan penduduk bumi bahwa aku pernah mampir di tempat ini.

     

    Aku mengeluarkan gawai untuk mengambil gambar dari berbagai sisi, walau bukan fotografer yang handal, tapi aku paham komposisi. Seketika pria berkalung yang kuyakini sebagai petugas mencolek ku pelan.

     

    "Permisi kak, ini buku kakak?" Sambil melihat buku bergambar dinosaurus di depan ku, lebih tepatnya arah barat laut.

     

    "Bukan" jawabku kikuk.

     

    "Saya ambil ya."

     

    "Silahkan."

     

    Ah tidak, aku tidak tau bagaimana cara menggambarkan rasa malu yang kualami, dari sekian banyak waktu, kenapa harus datang disaat aku sedang memotret. 

     

    Aku menyesalinya karena saat ini aku merasa seperti bagian dari mereka, yang tidak paham dengan konsep perpustakaan.

     

    **

     

    Hai! Kangen  banget nulis di blog berdebu ini. Maaf penulisnya hiatus, kira-kira udah dua tahun ya? Ya intinya ini pengalamanku pergi ke perpustakaan yang hits itu loh. Aku baru nyadar, cerita aku julid banget ya HAHAHAHAH. No offense to anyone yang menjadikan perpustakaan menjadi bahan estetika foto, sejujurnya ibu saya yang membaca cerita Sangkuriang sampai khatam itu pun waktu pertama kali datang langsung memotret kami bersama patung Ismail Marzuki, baiklah. Toh semua orang punya kepentingan dan kebahagiannya masing-masing dan tidak ada yang salah dengan hal itu :). Jadi, kalau kamu sendiri udah mampir belum? terima kasih sudah membaca, see you ðŸ’›ðŸ‘‹

    Continue Reading

     



    5 THINGS I WISH I KNEW BEFORE BUYING A BOOK 



        Kalian pernah gak ngalamin beli buku yang  nyeselnya sampai ke tulang, mulai dari mengeluh, "Ah padahal duitnya bisa beli nasi padang", sampai akhirnya gaduh karena jenuh.


     Selamat! Kalian datang di blog yang tepat.  Kenali dulu yuk tips and trick dalam membeli buku. 


    1. JANGAN BELI BUKU TERJEMAHAN 

    "Eh emangnya kenapa?"  Wajar kalau kalian bertanya-tanya, awalnya aku pun merasa demikian, sampai akhirnya aku mengalaminya, ternyata bener ya, "You will never know unless you try." Kalau dari aku pribadi, rasanya lebih seru membaca versi aslinya, misalnya novel romance yang ditulis oleh Rainbow Rowell, membaca kisah Eleanor & Park dan Fangirl sangat seru!, tapi sayangnya ketika diterjemahkan, aku jadi kurang sreg, bahkan bahasanya pun aneh, tetapi balik lagi, itu semua pendapatku pribadi yang belum tentu di kalian juga merasakan  hal yang sama. 


    2. LOKASI BELI 

    Sebenarnya ini sudah jadi rahasia umum, bahwa bijaklah dalam memilih lokasi penyedia buku karena dia berperan dalam  menentukan harga buku yang akan kalian beli. Misalnya ya, jangan beli buku di bandara :) Coba carilah tempat terjangkau seperti TM Book Store. 


    3. SAY NO TO LAPAR MATA

    "Ah woi ini bagus banget, harus punya!" Kalimat yang setidaknya sekali lah pernah terlontar dari mulut kita, tapi percaya deh, kalau kalian mau beli buku, pastikan baca review terlebih dahulu, atau minimal cobalah menimbang melalui cover, sinopsis, penulisnya, dan cobalah berpikir apakah buku tersebut worth it atau tidak dengan harga sekian. Jangan sampai asal milih dan nantinya tidak terbaca.


    4.  JANGAN BELI KARENA HYPE 

    Jujur, aku pernah beli buku  yang sempat fenomenal di wattpad karena kata temenku, buku ini bagus, selain bagus, memang lagi hype sih pada masanya, tanpa berfikir, aku langsung comot, bahkan tau ceritanya aja enggak. Dan ternyata, bukunya jauh dari ekspetasi aku, ceritanya biasa aja. Bahkan lebih klise dibanding tontonan yang biasa aku tonton di drama. Jadi belajar dari pengalamanku, bukan berati suatu buku yang hype dikatakan buku tersebut bagus, bahkan ada yang underrated tapi ceritanya menarik, maksudku, sebenernya tidak ada buku yang jelek karena setiap penulis pasti memberikan effort yang besar untuk menciptakan suatu buku, adanya ya tidak  sesuai dengan  selera masing-masing, intinya, jangan lupa research terlebih dahulu okay. 


    5. BIJAK BACA SINOPSIS

    Wah tips terakhir nih. Dulu pas pertama kali beli buku "Kau Aku dan Sepucuk Angpau Merah" karya Tere Liye, aku pikir buku ini bakal jadi cerita tentang surat menyurat anak remaja yang jatuh cinta karena dari sinopsis nya sangat menarik. Ternyata  di dalamnya, cerita yang disajikan berbanding terbalik dari yang aku pikir, dan isinya luar biasa! Sesuatu yang belum pernah ku alami, ceritanya juga segar. Itu contoh sukses yaa.


    Contoh gagalnya, aku pernah beli buku lagi-lagi karena sinopsis, tapi dalamnya tidak sesuai yang aku harapkan, bahkan untuk bab  pertama saja tidak selesai. Jadi tetap bijak ya dalam membaca sinopsis suatu buku. Banyak-banyak berdoa juga.


    Seterusnya jangan sampai salah beli buku yaa, Oh ya, karena pandemi, pasti ada dong yang menghabiskan waktu  untuk membaca buku. Share dong kalian pada baca buku apa?, akhir kata, stay safe ya semua dan  terima kasih sudah membaca, see you ðŸ’›ðŸ‘‹




    Continue Reading

     



    Gausah opening ya, yuk langsung ke tips yang paling ditunggu kumpulan manusia mulai dari Jakarta sampai ke pulau tetangga, sebelumnya, gue ga secepet itu ko ngetiknya dan gue juga masih belajar, terus belajar, gue kentang deh dibandingkan orang di luar sana yang WPM nya tinggi banget, WPM itu word per minute, jadi dia mengukur berapa banyak kata yang bisa lo ketik dalam waktu semenit, kebayang dong semakin tinggi WPM, semakin banyak kata yang terketik, tugas lo jadi cepet selesai deh. 


    Nah ini dia 3 tips penting yang menurut gue bisa kalian terapkan supaya kemampuan mengetik kalian lebih cepat. 





    1.  Kuasai Konsep Dasar 


    Pertama atur posisi. Coba kalian mengetik dalam kondisi duduk tegak, dengan begitu kalian akan lebih fokus. Selanjutnya, belajar lah dari hal yang paling dasar, mengetik yang efektif itu ketika tangan kanan dan kiri lo ga berebut satu sama lain, apalagi menyilang, intinya kedua tangan tau kedudukan dan posisinya masing-masing. 




     2. Teknik 10 Jari 



    Teknik 10 jari ini teknik dimana kalian menggunakan 10 jari kalian untuk meng-cover seluruh keyboard, jadi bukan mencet tuts keyboard pake dua jari kalian ya, tapi menggunakan 10 jari,


    Nah seperti yang kalian bisa lihat dari gambarnya, untuk tiap jari mereka memiliki peran masing-masing, sejujurnya gue belom pernah belajar teknik 10 jari ini secara khusus karena dengan seiring berjalannya waktu, kita  bisa lihat peningkatan secara signifikan, gue berada di posisi dimana gue gaperlu liat keyboard nya, hanya perlu melihat layar apa yang perlu diketik. Ini bukan hal yang mustahil buat kalian, gue yakin kalian di luar sana juga begitu bahkan jauh lebih bagus skill nyaa dibanding gue yang sering typo atau terlalu banyak menggunakan tangan kanan, tetapi setidaknya dengan teknik 10 jari ini sangat membantu kita untuk belajar lebih cepat dan tepat, seperti latihan pada umumnya, mulailah mengetik dengan keyword sebagai berikut : 


    A. Latihan per kata


    Lasa 

    Gala 

    Asjk

    Deik


    B. Latihan dengan narasi dan dialog singkat 



    "Oiii! Sha!" Gadis itu sumringah, diikuti dengan langkah kakinya menghampiri Arsha.


    "Ayo dong Sha, temenin Yana,"  rengek Yana sembari menarik lengan Arsha pelan. 


    "Gue gamau," jawab Arsha singkat.


    Raut muka Yana berubah, bibirnya mencebik, ia ingin sekali masuk ke rumah hantu, apalagi bersama Arsha. 


    Bentar-bentar ini ko jadi cerita menye sih, eh tapi kalo mau baca cerita tungguin update terbaru yaa! ceritanya bakal muncul di segmen storiette. 


    C.  Latihan dengan penempatan huruf kapital 


    Biasanya orang-orang berlatih dengan menggunakan kalimat seperti ini, 


    THE QUICK BROWNS FOX JUMP OVER THE LAZY DOG BLOWZY RED VIXENS FIGHT FOR A QUICK JUMP;


    tHe QUick bROwns FoX JuMP OveR The LAzy DOG BlOWzy RED VIxENS fiGHT fOR a Quick JUmp 


    Oh iya kalian bebas mengetik apa aja ya, tidak sesuai format tidak apa, dari yang ada artinya sampe gaaada, hal itu berguna supaya  jari kalian  lebih lentur dalam mengetik. 


    Untuk info lebih lanjut mengenai latihan 10 jari kalian bisa banget nih, sebagai referensi bisa cek website ini https://www.penuliscilik.com/cara-mengetik-10-jari-untuk-pemula-dan-aplikasi-daringnya/






     3. Latihan 


    last but not least kalo lo udah suka sama sesuatu lo rela kan nge-spend waktu lo untuk hal itu, semisal lo suka nonton, ya lo bisa binge watching, lo suka mabar nih sama geng lo, bisa aja kan kalian ngehabisin waktu untuk main game sampe setengah hari, kayaknya daritadi gue contohin hal yang bikin sakit mata ga sih HAHAHA, ya pokoknya gitu deh, gue merasakan hal itu dengan mengetik, gue ga masalah nge-spend waktu gue untuk ngetik apapun. Jadi mulai lah dari situ ya, diasah terus dan dilatih supaya bisa ngetik cepet, ini dua referensi website untuk melatih dan mengecek kemampuan kalian;



    A. Typeracer

    Typeracer, suatu game online dimana kalian itu ngetik sesuai yang diperintahkan sama gamesnya dan itu diperlombakan. Jadi, temen-temen kalian juga mengetik hal yang sama, huruf kapital, tanda koma, dan sebagainya. Nanti diurutkan siapa yang tercepat, disitu kalian juga bisa tau kesalahan kalian dimana dan bisa juga liat berapa WPM teman-teman kalian. P.s : Pertama kali gue tau ini dari temen gue karena mereka main games ini di perpustakaan sekolah, iya tempat kalian ngisi buku tamu belajar atau membaca buku, padahal mah numpang wifi perpus, ngadem, atau pinjem komputer sekolah. Oh iya ini link nya https://play.typeracer.com/ 


    B. 10 Fast Fingers 

    Cara kerjanya sama aja kayak type racer, letak perbedaannya, 10 fast fingers lebih fokus ke kata-katanya, jadi untuk huruf kapital, koma, dan sebagainya tidak difokuskan. Ini link nya yaaa https://10fastfingers.com/typing-test/indonesian


    Kalo kata temen sekelompok gue, gue ngetik cepet itu karena sering terlatih mengerjakan laporan biologi sendirian, emang bener-bener definisi kerja kelompok, yang satunya kerja yang lain numpang nama. Tapi ga juga sih, mengingat saat praktikum gue mengambil peran cheerleaders.


    Terakhir, rata-rata kecepatan mengetik kita itu sekitar 30-50 kata per menit, jadi gausah sedih, gelisah, galau, apalagi merana ya kalo kita belum mampu mengalahkan rekor dunia jangka panjang Stella Pajunas Garnand  sekitar 216 kata. Intinya, coba deh terapin 3 tips diatas, semoga kemampuan mengetik cepat  bisa terus bertambah yaaa, semangat mengetik! Oh iyaa, kalo kurang paham feel free untuk bertanya di kolom komentaar ya!.


    Nantikan tips-tips selanjutnya yaa, terima kasih sudah membaca, see you ðŸ’›ðŸ‘‹

    Continue Reading


        
    Hai Semuanya nama gue Putik. Makasih banyak ya sudah berkunjung. Baik yang baca, maupun yang liat-liat aja, tapi terlepas dari itu intinya mah thengkies udah dateng. Jadi gue mau ngasih tau kira-kira blog ini bakal berisi apa aja,  oh iya sebelumnya gue bukan penulis yang update tiap minggu ya apalagi harian dan tulisan gue jauh banget dari kaidah kebahasaan, gue nulis karena suka dan mau berbagi pengalaman aja—kalo ga sibuk juga—. Gue berharap dengan adanya blog ini kita bisa sama-sama belajar tentang hal baru. Terakhir, kalo kalian mau cari topik tertentu bisa ke pojok kanan atas dan ketik judulnya di kolom search. Jangan ragu buat kasih kritik dan saran ya!. Terima kasih semuanya. 

    TEENS SAVIOR ISINYA APA AJA SIH?  
    Arts and Entertainment 

        Sebenernya ini bakal luas banget isinya. Tentang buku, musik, teater, film,  pop culture dan lainnya. Liat aja deh nanti. 


    High School Guidebook 

        Bisa dibilang ini alasan utama kenapa gue buat blog. Karena kalian ngalamin gak si? pelajaran kebentur ekskul, bingung mau belajar apa dulu, jadwal padet banget, konflik antarteman, ngurusin pensi sekolah, cara belajar yang efektif, belom lagi pelajarannya sulit, Ya pokoknya isinya bakalan tentang itu semua. Segala uneg-uneg anak SMA, struggle and how to handle it. 


    Random Talk 

        Sesuai sama deskripsi singkatnya, kalo gabut kalian bisa baca ini. Isinya emang random, mulai dari yang ga penting sampai tergapenting. 

    Tips and Trick 

        Nah kalo yang ini, gue bakal share tips and trick  apa pun.  Fokusnya lebih ke ke remaja-remaja gitu si, biar nyambung sama tema blog ini. 

    Storiette

        Seperti judulnya, gue bakal nge-upload  cerita pendek pada segmen ini, cie elah segmen ga paham juga maksudnya apa, ya singkatnya ini cerita pendek karya gue deh. 


        Fashion and Beauty 

        Sebenernya gue bukan fashionista gitu sih apalagi beauty2-an bak MUA profesional, gue lebih suka bahas skincare, jadi ini fokusnya lebih kesitu ya gais. 


    Lifestyle 

    Ini sih isinya santai aja, paling cerita tentang daily habits gue yang produktif—kalo ada—. 

    Oke deh sekian perkenalannya, nanti gue bakal post lagi tentang FAQ. Sekali lagi, kalo kalian mau cari topik tertentu bisa ke pojok kanan atas dan ketik judulnya di kolom search. Jangan ragu buat kasih kritik dan saran ya!. Seperti judul blog gue, semoga blog ini bisa menjadi penyelamat masa-masa remaja kalian. Terima kasih semuanya. With Love, Putik. 


    Continue Reading


    Ada orang yang mengatakan bahwa kemampuan berbicara di depan umum merupakan faktor keturunan, lingkungan, dan jam terbang. Ga salah sih, cuma kurang tepat aja. Menurut gue, kita bisa membuka kemampuan kita meskipun kita bukan keturunan pembicara hebat atau belum pernah tampil di depan umum.  

    Jadi setiap orang punya kemampuan public speaking gitu? 

    Betul. 

    Public speaking itu apa sih?

    Menurut David Zarefsky, (2013: 126) dalam bukunya Public Speaking: Strategies for Success berpendapat mengenai definisi public speaking. “Public speaking is a continuous communication process in which messages and signals circulate back and forth between speakers and listeners”. Artinya, pembicaraan di depan umum adalah suatu proses komunikasi yang berkesinambungan dalam mana pesan dan lambang bersirkulasi ulang secara terus menerus antara pembicara dan pendengar. 

    Nah, dari sini yang gue tangkep pengertian public speaking adalah komunikasi  yang berlangsung secara berkesinambungan antara pembicara dan pendengar dengan tujuan agar pendengar berpikir,  merasakan, dan bertindak sesuai dengan yang diharapkan oleh pembicara. 

    Ketika seseorang  mempunyai kecakapan dan potensi yang dapat berupa kepercayaan diri dan keterampilan dalam berkomunikasi,  orang tersebut dapat  dikatakan memiliki kemampuan public speaking.

    Simpelnya gini deh, gue rangkumin 5  tips jago public speaking.  

    Bentar-bentar sebelum masuk ke tipsnya, gue ga ikut pelatihan, kursus, atau apa pun yang berhubungan dengan pembelajaran public speaking.  Gue cuma mau sharing gimana cara gue bisa public speaking dan semuanya pengalaman pribadi yaa. Oke langsung ke tips nya, 

    1. Niat dan percaya
    Menurut gue pribadi, yang paling penting adalah niat. Dengan niat yang kuat akan membangun kemauan kita untuk berlatih terus menerus, dengan begitu kemampuan kita juga akan meningkat. Alasan gue menyandingkan niat dengan percaya karena ketika kita sudah niat, selanjutnya tinggal percaya. Kita harus percaya kalo kita mampu dan bisa

    2.Kenali pendengar dan berinteraksilah
    Ketika kita tau dimana kita berbicara dan siapa yang mendengarkan, kita bisa menyesuaikan isi, gaya bicara, dan bahasa tubuh yang sesuai dengan audience. Cobalah memposisikan diri sebagai pendengar,  dengan begitu kita dapat mengetahui serta mengukur apa yang kita sampaikan dan tujuannya sampai atau tidak kepada pendengar. Sesekali, berinteraksilah dengan audience karena beberapa orang lebih senang terlibat secara langsung, dibandingkan hanya sekadar mendengar pembicaraan yang bisa jadi membosankan. Maka, sesekali lemparlah pertanyaan yang mencairkan suasana

    3. Kuasai materi poin per poin
    Dengan menguasai materi yang akan dibawakan dapat meningkatkan kepercayaan diri kita, terutama karena materi yang dikuasai akan lebih mudah kita sampaikan dan tidak terbata-bata saat menyampaikan. Untuk mempermudah, bagilah materi menjadi beberapa poin. Misalnya, poin pertama adalah pengantar sebelum masuk materi seperti perkenalan diri dan pembuka, poin kedua latar belakang, poin ketiga menjelaskan inti dari materi, poin keempat berupa   saran, dan poin kelima berisi kesimpulan serta harapan. Kita dapat menghafal kata kunci setiap poin yang akan disampaikan, selanjutnya tinggal mengembangkan

     4. Bermain mimik muka dan bahasa tubuh 
    Ini adalah tips favorit gue, alasan dibalik perlunya mimik muka karena ada beberapa kalimat yang dapat dipertegas dengan ekspresi wajah kita, ibarat film, kalian ga akan dapet feel-nya kalau cast  berbicara dengan muka yang flat dan gaada body languange nya. Sama seperti aktor atau aktris, seorang pembicara perlu ekspresi dalam pembawaan materinya, dengan begitu audience pun lebih santai menontonnya, sertakan pula body language yang sesuai dengan yang kita bicarakan

    5. Berbicara dengan  jelas dan perhatikan intonasi 
    Berbicara dengan jelas merupakan salah satu syarat berkomunikasi yang baik. Tidak hanya berbicara dengan jelas, intonasi juga diperlukan dalam public speaking. Ketika orang berbicara dengan jelas disertai intonasi yang memadai akan lebih mudah diterima dan lebih enak didengar bukan?

    Nah itu dia tips jago public speaking, sudahkah kalian berlatih?

    Nantikan tips-tips selanjutnya yaa, terima kasih sudah membaca, see you ðŸ’›ðŸ‘‹











    Continue Reading

    "Hai semuanya, nama gue Putik.  Job Desc gue sutradara."

    Kalimat itu gue ucapin setahun yang lalu mungkin, gue bukan expert dalam film ya, tapi bukan berati gue buta dalam perfilm-an. Gue cuma mau sharing aja gimana rasanya jadi sutradara yang filmnya ditonton khalayak ramai padahal gue cuma bagian dari keluarga besar sinema 60.

    Pertama kali gue jadi bagian dari Sinema 60 gue memilih untuk jadi sutradara. Yang terbesit dibenak gue ketika mendengar kata sutradara berati jantung sebuah film, tetapi itu pendapat gue pribadi ya. Karena dalam suatu film semua yang terlibat itu penting. Mulai dari penulis naskah, produser, editor, penata artistik, dan lainnya.

    Gue mikir kalau jadi sutradara seenak itu, karena ini film gue, jadi terserah gue. Suka-suka gue juga bakal kayak gimana hasilnya.

    Karena terlalu menganut paham "terserah sutradara" gue jadi bikin film kewalahan sendiri. Waktu itu salah satu program sinema 60  3MMC  atau three minute movie challange. Disitu kita buat short movie dengan durasi 3 menit. Pada tahap produksi gue semangat 45. Castnya siapa aja deh yang mau, gaperlu yang namanya breakdown script, menyusun director shot/shooting script, apalagi bikin storyboard film. Kerajinan menurut gue.

    Alhasil setelah film itu ditayangkan gue rasanya mau ngumpet di balik tembok cina atau sekalian  pindah aja lah gue ke mars. Gue se-shock itu melihat hasil karya gue sama temen-temen gue. Satu-satunya yang bisa dibanggain cuma poster film, itupun hasil karya temen gue yang berhasil masuk nominasi poster terbaik. Sekali lagi, temen gue. Bukan gue.

    Darisitu gue malu banget, semalu itu, sampai akhirnya gue belajar bagaimana jadi sutradara yang baik mulai ikut mentoring sampe ikut workshop. Dan gue beruntung banget kalau kakak kelas gue di sinema 60 sebaik itu, mau ngebantu gue dan temen-temen gue.

    Gue belajar untuk jadi sutradara yang  tanggung jawabnya besar, karena sutradara itu orang yang bertanggung jawab mulai dari pra-produksi, produksi, dan pasca produksi. Selain itu sutradara juga orang yang memvisualisasikan sebuah naskah menjadi suatu karya yang wah.

    Sebelum produksi, sutradara harus sudah bisa memvisualisasikan apa yang ada dikepalanya membayangkan dari awal sampai akhir atau biasa disebut visi.  Apalagi storytelling nya harus dapet karena film sebagai wadah sutradara bercerita. Penggunaan shot nya harus memiliki arti serta emosi yang ditimbulkan, bukan hanya ingin terlihat keren semata. 

    Gue belajar tipe-tipe shot, mulai dari untuk apa sih close up, wide shot, over shoulder shot, dan masih banyak lagi. Gue juga belajar untuk bikin storyboard. Selain itu, gue juga belajar departemen  yang lain, gue belajar teknik-teknik dasar editing, belajar juga jadi anak art dan script writer, dengan begitu gue lebih mudah menyampaikan visi gue ke temen-temen yang lain. 

    Lantas  bagaimana film gue selanjutnya?

    Secara teori harusnya bagus dong, kan gue udah belajar ilmunya. Apalagi naskah yang diangkat bikinan gue sendiri, dan filmnya bergenre horror, which is genre favorit gue. 

    Lagi-lagi gue kecewa dengan diri gue sendiri, gue merasa film gue ga layak tayang, editor gue juga pasti muak ngerjain project yang emang jelek. Sementara itu, gue masih memaksa dia untuk memperbaiki kesalahan gue, yang sebenernya udah gabisa ditolong.

    Gue ga nyerah gitu aja, gue tetep usaha untuk cari referensi, gue tonton film dari mancanegara, gue belajar dari kesalahan-kesalahan gue sebelumnya. 

    Gue produksi film lagi, dan ya gagal lagi.

    Sampai akhirnya pelatih sinema gue membangkitkan semangat gue, beliau bilang film yang kita produksi bisa dikirim ke festival, terlepas dari bagus atau enggaknya. 

    Gue semangat banget, gue merasa gue harus lakuin semua yang gue bisa. Film tersebut kelar dalam sehari, iya sehari. 

    Waktu produksinya selesai gue seneng banget, sebahagia itu sampe gue lupa kalau gue harus melakukan evaluasi materi editing yang udah diedit, koreksi warna, dan ilustrasi musik, itu tingkat short movie, gue ga kebayang gimana film layar lebar. 

    Lanjut ya, gue bahagia banget karna hasilnya ga terlalu mengecewakan. Berdasarkan saran pelatih gue, gue pun memberanikan diri untuk mengirim film ke festival lampung, walaupun ga juara karena saingannya yang gila, gue tetep bahagia karena kata pelatih gue setidaknya film gue ditonton sama khalayak ramai.

    Setelah gue evaluasi, ternyata masih ada lagi kesalahan gue yaitu transisi. Transisinya kayak power point terlalu banyak fade black. Ya kali ini setidaknya gue berani nampilin muka atas karya gue dan temen-temen yang lain. 

    Itu semua gue anggap pelajaran yang berharga, walaupun berat, gue ga nyesel untuk jadi sutradara. Gue bahagia buat sharing ilmu gue ke temen-temen yang lain. Gue bukan sutradara yang hebat, yang filmnya dikenal sama semua orang tapi gue bangga dengan karya gue sendiri dan mau berkarya lebih, semakin gue belajar dan mencari tau, gue semakin sadar kalo ilmu gue secetek itu. 

    Intinya, jangan pernah menyerah. Kalau gagal coba lagi, belajar lagi, evaluasi kesalahan, just do it!, untuk menduduki puncak pasti harus menginjak hal-hal dasar bukan?. 




    Continue Reading

    Sebagai remaja, menjaga kulit kita merupakan hal yang penting bukan?

    Pasti bete banget kalau kulit jadi dekil, lengket, dan kusam. Apalagi aktivitas di sekolah, pulang panas-panasan, dan kegiatan lain yang mendukung si kulit membandel.


    Kulit itu membutuhkan nutrisi untuk tetap lembab dan sehat. Ada beberapa cara menjaga kelembaban kulit tidak hanya dilakukan dengan makanan yang kaya vitamin, namun juga dapat dilakukan dengan memberi nutrisi dari luar. Salah satunya menggunakan lulur untuk mengangkat sel-sel kulit mati.


    Lulur yang akan direview adalah Herborist Lulur Tradisional Bali Milk Extract Plus Whitening

    Kalian bisa membeli lulur ini di toko-toko swalayan maupun secara online, harganya pun terbilang cukup  murah  untuk 100 gram sekitar Rp14.000 atau lebih tergantung toko penyedia.


    PACKAGING

    Wadahnya berbentuk bulat dan kecil jadi ringan untuk dibawa kemana-mana. Cara membukanya, yaitu diputar. Penutupnya juga rapat sehingga isi dalam lulur tidak mudah tumpah. 

    INGREDIENTS 

    Di bagian belakang ada penjelasan bahan-bahannya gitu, waktu expirednya, dan disitu juga ada nomor registrasi POM NA yang berati validasi, formula, dan kandungan bahan sudah diuji. Cuma balik lagi tergantung orang masing-masing yaa gais, misalnya ada bahan  yang kalian alergi lebih baik tidak usah dipakai.  Kalau dikulit gue sih sans gitu gaada masalah apapun (aman). 

    HOW TO USE 

    Cara pakainya simpel banget,  balurkan merata pada seluruh badan dalam kondisi kering, pijat dengan lembut, lalu bilas tanpa perlu menggunakan sabun. 
    +side note : simpan di tempat yang sejuk atau dalam lemari es. Kalo gue pribadi si taro aja di kamar mandi, agak rempong gitu kan ya sis kalo harus ngambil lulur dulu. 

    TEXTURE
    Suka banget sama teksturnya ini luar biasa. Gak terlalu kental atau terlalu cair jadi enak untuk mengaplikasikannya. 

    SCRUB
    Butiran scrubnya itu juara banget deh pokonya. Scrubnya itu kecil dan halus gampang dibaurkan,  kalau digosok  dia sama sekali ga sakit tapi berasa kegosoknya. Puas banget rasanya liat daki yang keluar dan berasa kalau sel-sel kulit matinya itu keangkat berbarengan sama lulurnya. 

    RESULT
    Hasilnya sangat memuaskan. Setelah di scrub keliatan kan di foto kulit gue sedikit merah karena heboh banget ngescrubnya, hasil yang didapat jadi lembut, lembab, dan wanginya suka banget. Wanginya juga lumayan tahan lama loh, ya kalo putihnya sih gamungkin langsung keliatan gitu ya, cuma efek cerahnya dapet ko, walaupun sedikit, beneran harus rutin loh ya, gaada yang instan di dunia ini. 
    PS : itu di foto after pencahayaannya agak palsu ya gais, mau nunjukkin kalo kulit jadi merah, bukan berubah jadi putih. 

    CONCLUSION

    Kelebihannya :
    1. Berasa banget  mengangkat sel kulit matinya efektif 
    2. Kulit jadi berasa lembut dan lembab
    3. Jatuh cinta sama wanginya yang super enak dan lumayan tahan lama
    4. Mudah didapat karena banyak yang jual gais
    5. Mudah dibawa kemana-mana karna kecil dan ringan

    Kekurangannya : 
    1.  Efek Mencerahkannya kurang
    2.  Mengandung paraben

    Repurchase : Big Yes 
    Rate             : 4,5/5

    Nah itu dia review jujur gue, recommend banget buat kalian yang mau lulur murah dengan kualitas yang bagus, terima kasih sudah membaca, see you ðŸ’›ðŸ‘‹


    Continue Reading
    Older
    Stories

    About Me

    My photo
    Teens Savior
    Hai semuanya. Awalnya blog ini menceritakan cara survive jadi pelajar, tapi jadinya random sih. Intinya semoga bermanfaat bagi sesama makhluk hidup ya.
    View my complete profile

    Labels

    • Fashion and Beauty (1)
    • Random Talk (2)
    • Tips and Trick (4)

    Find Me On Social Media

    • youtube
    • pinterest
    • instagram

    Featured Post

    INTRODUCTION

    Blog Archive

    • January 2023 (1)
    • March 2021 (1)
    • October 2020 (1)
    • May 2020 (1)
    • December 2019 (1)
    • October 2019 (1)
    • March 2019 (1)
    • September 2015 (1)

    Translate to your language

    Hai yuk tinggalkan pesan :)

    Name

    Email *

    Message *

    Youtube Instagram

    Created with by BeautyTemplates - Protemplateslab.

    Back to top